Friday, 28 October 2011

makalah kedudukan dan peran bahasa asing

BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang Masalah

Setiap negara mempunyai media komunikasi yang mana dapat memperlancar suatu hubungan antar individu. Alat komunikasi ini kita sebut bahasa.
Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat komunikasi, kerja sama dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekunder. (wartawarga.gunadarma.ac.id)
Bahasa Indonesia adalah bahasa Nasional bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia juga memiliki berbagi macam bahasa daerah. Selain bahasa Indonesia dan bahasa daerah, terdapat juga bahasa asing, bahasa ini dibawa oleh bangsa asing yang datang ke Indonesia.
            Bahasa asing juga merupakan bahasa internasional berguna bagi warga indonesia untuk menjalin hubungan dan interaksi sosial dengan warga negara lain. Bahasa asing yang masuk kedalam bangsa indonesia mengubah struktur kebudayaan di dalam keseharian masyarakat. Pembaharuan bahasa asing ini menjadikan pertanyaan perihal kedudukannya diantara 2 bahasa yang ada di indonesia (bahasa indonesia dan bahasa daerah). Dengan hal ini bagaimanakah kedudukan bahasa asing di indonesia ?
Didalam perkembangannya, bahasa indonesia banyak mengambil serapan dari bahasa lain, tak terkecuali dari bahasa asing. Dari unsur serapan ini memiliki fungsi terbentuknya kosakata baru dalam bahasa indonesia, sering disebut juga kata serapan. Bagaimanakah fungsi-fungsi bahasa asing sebagai kata serapan ?
Berdasarkan hal tersebut, makalah ini akan membahas perasalahan diatas.


1.2  Rumusan Masalah

Rumusan masalah dari makalah ini adalah :
1.      Apa pengertian kedudukan dan fungsi bahasa asing ?
2.      Bagaimana kedudukan bahasa asing di Indonesia ?
3.      Bagaimana fungsi bahasa asing sebagai kata serapan ?


1.3  Tujuan Penulisan

            Penulisan makalah ini bertujuan untuk mengetahui pengertian dari kedudukan dan fungsi bahasa asing ; Mengetahui bagaimana kedudukan bahasa asing di Indonesia ; Mengetahui bagaimana fungsi bahasa asing sebagai kata serapan.


1.4  Sistematika

            Penulisan makalah ini terdiri dari empat bagian, yaitu pertama : Pendahuluan, meliputi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penulisan dan sistematika uraian. Kedua : Isi atau bagian teori yang meliputi ; Pengertian dan fungsi bahasa asing, kedudukan bahasa asing di Indonesia, dan fungsi bahasa asing sebagai kata serapan. Ketiga : Simpulan dan saran makalah. Dan keempat : Daftar pustaka.


BAB II
PEMBAHASAN


2.1  Pengertian

Kedudukan adalah keadaan status atau keadaan tingkatan. (KBBI)
Fungsi adalah kegunaan suatu hal. (KBBI)
Bahasa asing merupakan bahasa yang tidak digunakan oleh orang yang tinggal di sebuah tempat yang tertentu: misalnya, bahasa Indonesia dianggap sebagai sebuah bahasa yang asing di Australia. (wikipedia.org)
Bahasa asing juga merupakan sebuah bahasa yang tidak digunakan di tanah air / negara asal seseorang, misalnya; seorang penutur bahasa Indonesia yang tinggal di Australia boleh mengatakan bahwa bahasa Inggris adalah bahasa yang asing untuk dirinya sendiri. (wikipedia.org)
Sehingga dapat didefinisikan bahwa kedudukan dan fungsi bahasa asing adalah keadaan status dari bahasa asing di suatu tempat tertentu yang memiliki kegunaan di suatu tempat tersebut.


2.2  Kedudukan bahasa asing

Bahasa-bahasa seperti bahasa Inggris, bahasa Belanda, bahasa Jerman, bahasa Jepang dan bahasa lainnya kecuali bahasa Indonesia dan bahasa daerah berkedudukan sebagai bahasa asing. Kedudukan ini berdasarkan atas kenyataan bahwa bahasa asing tertentu itu diajarkan di lembaga pendidikan pada tingkat tertentu, dan di dalam kedudukan demikian, bahasa-bahasa asing itu tidak bersaing dengan bahasa Indonesia baik sebagai bahasa Nasional maupun bahasa Negara, serta dengan bahasa-bahasa daerah baik sebagai lambang nilai sosial budaya maupun sebagai alat perhubungan masyarakat daerah. Oleh sebab itu bahasa asing berkedudukan sebagai bahasa ke tiga, dibawah bahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional dan bahasa daerah di masing-masing wilayah Nusantara.


2.3  Fungsi bahasa asing sebagai kata serapan

Fungsi bahasa asing sebagai kata serapan adalah dimana bahasa asing tersebut berguna menjadi sebuah kata serapan yang ada didalam bahasa indonesia.
Kata Serapan merupakan kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah diintegrasikan ke dalam suatu bahasa dan diterima pemakaiannya secara umum.
Berdasarkan taraf integrasinya, kata serapan dalam bahasa Indonesia dapat dibagi menjadi 2 golongan besar.
Pertama, kata serapan yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti reshuffle, shuttle cock, long march, dan lain-lain. Kata-kata ini dipakai dalam konteks bahasa Indonesia, tetapi pengucapannya masih mengikuti cara asing.
Kedua, kata serapan yang pengucapan dan penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Dalam hal ini diusahakan agar ejaannya hanya diubah seperlunya sehingga bentuk Indonesianya masih dapat dibandingkan dengan bentuk asalnya.
Bahasa yang paling banyak diserap kata-katanya, berdasarkan referensi penulis (chacadidik.blogspot.com), yang pertama adalah bahasa Belanda. Hal ini terutama disebabkan lamanya masa penjajahan oleh bangsa Belanda yang mencapai 3,5 abad. Bahasa Belanda dipakai hingga masa pergerakan kemerdekaan dalam komunikasi gagasan kenegaraan dan tentunya juga dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh kata-kata yang diserap dari bahasa Belanda :
o   advokat (advocaat),
o   brankas (brandkast),
o   demokrasi (demokratie),
o   eksemplar (exemplaar), dan lain-lain.
Setelah bahasa Belanda, yang menempati peringkat kedua dalam penyerapan kata-katanya adalah bahasa Inggris.
Contoh kata-kata yang diserap dari bahasa Inggris :
o   aktor (actor),
o   aktris (actress),
o   bisnis (business),
o   departemen (department), dan lain-lain.
Seperti telah disebutkan sebelumnya, banyak kata termasuk dari bahasa Inggris yang belum sepenuhnya diserap sehingga pemakaiannya masih dalam bentuk aslinya. Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional dan dipakai secara luas di negeri ini hingga masa yang akan datang. Hal tersebut memungkinkan penyerapan kata yang lebih banyak lagi dari saat ini.
Berdasarkan referensi (chacadidik.blogspot.com), urutan bahasa lain selanjutnya yang paling banyak diserap kata-katanya, yaitu :
3. Bahasa Arab
4. Bahasa Sansekerta
5. Bahasa Cina
6. Bahasa Portugis / Portugal
Kata-kata yang telah diserap dari bahasa lain (bahasa asing) berperan dalam memperkaya bahasa Indonesia dan hal yang terpenting dari kata serapan adalah pemakaian dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yang harus sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Kata – kata serapan itu masuk ke dalam bahasa Indonesia dengan  empat cara yang lazim ditempuh yaitu adopsi , adaptasi, penerjemahan, dan kreasi.

1.    Cara Adopsi.
Cara adopsi terjadi apabila pemakai bahasa hanya mengambil makna kata asing itu secara keseluruhan.
Contoh :
o   Supermarket,
o   Plaza,
o   Mall,
o   Hotdog,
o   Impeachment,
o   dll.

2.    Cara Adaptasi.
Cara adaptasi terjadi apabila pemakai bahasa hanya mengambil makna kata asing itu, sedangkan ejaan atau cara penulisannya disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia.
Contoh :
o   Option           à opsi,
o   Provocateur  à provokator,
o   Conspiracy    à konspirasi,
o   Reformation  à reformasi,
o   Pluralization  à pluralisasi,
o   Acceptability  à akseptabilitas,
o   Maximal         à maksimal,
o   Cadeu                        à kado,
o   Dll.

3.    Cara Penerjemahan.
Cara ini terjadi apabila pemakai bahasa mengambil konsep yang terkandung dalam bahasa asing itu, kemudian kata tersebut diberi padanan dalam bahasa Indonesia.
Contoh :
o   Overlap         à  tumpang-tindih,
o   Acceleration  à  percepatan,
o   Pilot Project  à  proyek rintisan,
o   Try Out         à  uji coba,
o   Dll.
4.    Cara Kreasi.
Cara ini terjadi apabila pemakai bahasa hanya mengambil konsep dasar yang ada dalam bahasa sumbernya, kemudian dicarikan padanannya dalam bahasa Indonesia.

Contoh :
o   Effective        à Berhasil guna,
o   Shuttle           à Ulang alik,
o   Spare part      à Suku cadang,
o   Dll.


BAB III
PENUTUP

3.1    Simpulan

            kedudukan dan fungsi bahasa asing adalah keadaan status dari bahasa asing di suatu tempat tertentu yang memiliki kegunaan di suatu tempat tersebut.
            Bahasa-bahasa seperti bahasa Inggris, bahasa Belanda, bahasa Jerman, bahasa Jepang dan bahasa lainnya kecuali bahasa Indonesia dan bahasa daerah berkedudukan sebagai bahasa asing.
Fungsi bahasa asing sebagai kata serapan adalah dimana bahasa asing tersebut berguna menjadi sebuah kata serapan yang ada didalam bahasa indonesia.
Kata Serapan merupakan kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah diintegrasikan ke dalam suatu bahasa dan diterima pemakaiannya secara umum.
Kata – kata serapan itu masuk ke dalam bahasa Indonesia dengan  empat cara yang lazim ditempuh yaitu adopsi , adaptasi, penerjemahan, dan kreasi.


3.2    Saran

Penulis sadar di dalam penulisan makalah ini masih ada kekurangan. Maka kiranya kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapkan untuk masukan guna menyempurnakan makalah.


DAFTAR PUSTAKA




Lunik, Cabik. SBI dan Politik Bahasa Nasional.

TIM BAHASA, 2009. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Malang: Mata Grafika

wartawarga.gunadarma.ac.id

No comments:

Post a Comment

Silahkan Komentar Sesuka Hati Anda , demi membangun isi blog ini